
Dalam rangka mendorong penguatan ekonomi lokal, mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berhasil menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sinergi Legalitas dan Digitalisasi UMKM” pada Selasa, 27 Januari 2026, yang bertempat di Pendopo Desa Kuripan.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi pelaku UMKM Desa Kuripan untuk mulai menata administrasi usaha sekaligus memperluas jangkauan pasar secara berkelanjutan. Pada kesempatan ini, mahasiswa KKN Unsoed menghadirkan narasumber ahli dari Halal Center Unsoed yang memberikan edukasi komprehensif mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai bagian dari legalitas usaha, yang kini menjadi standar krusial dalam dunia usaha di Indonesia.
Sebanyak 24 pelaku UMKM Desa Kuripan hadir dan menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sesi edukasi hingga praktik digitalisasi. Tidak hanya memperoleh pemahaman tentang sertifikasi halal dan perizinan usaha, para pelaku UMKM juga dibekali keterampilan digital praktis. Mahasiswa KKN Unsoed melakukan pendampingan langsung dalam proses pendaftaran dan optimalisasi Google Maps, WhatsApp Business, serta penggunaan QRIS sebagai langkah modernisasi sistem pemasaran dan pembayaran.
Dengan teredukasinya 24 pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha melalui Halal Center Unsoed, Desa Kuripan menunjukkan kesiapan untuk menjadi pionir desa mandiri berbasis digital di wilayahnya. Melalui program ini, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan antara kualitas produk lokal Desa Kuripan dengan akses pasar yang lebih luas.
Legalitas terjamin, digitalisasi terjalin, UMKM semakin yakin!


0 Komentar